Permainan Bola Volly adalah permainan bola besar yang dimainkan oleh 2
regu/kelompok yang dibatasi oleh net dan dimainkan dengan menggunakan
tangan.
SEJARAH SINGKAT
Permainan ini diciptakan pada abad ke 19 oleh William George Morgan
berkebangsaan Amerika. Pertama diciptakan permainan ini dikenal dengan
nama MINTONETTE yang diambil dari bahasa Indian sebagai bangsa asli
Amerika.
Berdasarkan perkembangan istilah Mintonette dirubah menjadi Volly Ball
yang artinya memvolly bola.Permainan volly masuk dan berkembang di
Indonesia akibat penjajahan Belanda.
Untuk menghasilkan suatu permainan yang menarik selayaknya seorang pemain wajib menguangasai teknik dasar permainan.
TEKNIK DASAR
A.Teknik Gerak Dasar Passing
Teknik dasar ini bertujuan untuk menerima bola baik dari bola
service maupun bola smes yang bersifat memvolly bola. Teknik Passing
yang harus dikuasai adalah Passing bawah dan Passing atas.
B.Teknik Gerak Dasar Service.
Teknik dasar ini bertujuan untuk menghidupkan suatu permaian dengan
kata lain service adalah bola sajian dari awal suatu permainan yang
dilakukan dari garis belakang lapangan permainan.
Teknik service yang harus dikuasai adalah service bawah dan service atas.
C.Teknik Dasar Smes
Teknik bertujuan untuk mematikan suatu permainan dengan melakukan pukulan keras dari atas net yang bersifat mematikan.
D.Teknik Dasar Blog/Bloking.
Teknik bertujuan untuk membendung pukulan keras diatas net agar tidak masuk kedaerah sendiri.
Minggu, 27 Mei 2012
PERTAURAN FUTSAL
PERATURAN 1
LAPANGAN
Panjang : Minimal25 m, Maksimal 42 m
Lebar : Minimal 15 m, Maksimal 25 m
Ukuran Pertandingan Internasional:
Panjang : Minimal 38 , maksimal 42 m
Lebar : Minimal 18 m ,Maksimal 22 m
- Lebar garis pembatas 8 cm.
- Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.
- Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.
- Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.
- Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.
Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.
Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan.
Jarak antar tiang ke tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang adalah 2 m.
Kedua tiang gawang dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang dibahagian belakang yang diberi beban.
KEPUTUSAN DAN PENEGASAN
LAPANGAN
- UKURAN
Panjang : Minimal25 m, Maksimal 42 m
Lebar : Minimal 15 m, Maksimal 25 m
Ukuran Pertandingan Internasional:
Panjang : Minimal 38 , maksimal 42 m
Lebar : Minimal 18 m ,Maksimal 22 m
- TANDA LAPANGAN
- Lebar garis pembatas 8 cm.
- Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.
- Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.
- DAERAH PINALTI
- Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.
- Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.
- TITIK PINALTI
- TITIK PINALTI KEDUA
- TENDANGAN SUDUT
- DAERAH PERGANTIAN PEMAIN
Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.
Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan.
- GAWANG
Jarak antar tiang ke tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang adalah 2 m.
Kedua tiang gawang dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang dibahagian belakang yang diberi beban.
- KESELAMATAN
- PERMUKAAN LAPANGAN
KEPUTUSAN DAN PENEGASAN
- KEPUTUSAN 1
- KEPUTUSAN 2
- KEPUTUSAN 3
- KEPUTUSAN 4
OLAHRAGA KESEHATAN
Olahraga Kesehatan
Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/ atau untuk meningkatkan derajat Kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (Sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang dapat mendukung setiap aktivitas dalam peri kehidupannya sehari-hari (Sehat dinamis) yang bersifat rutin, maupun untuk keperluan rekreasi dan/ atau mengatasi keadaan gawat-darurat.
Olahraga Kesehatan meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam gerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak pasti sebaliknya. Gemar berolahraga : mencegah penyakit, hidup sehat dan nikmat ! Malas berolahraga : mengundang penyakit. Tidak berolahraga : menelantarkan diri!
Kesibukan, keasyikan dan kehausan dalam kehidupan “Duniawi”, sering menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai penyakit non-infeksi (penyakit bukan oleh karena infeksi), di antaranya yang terpenting adalah penyakit jantung-pembuluh darah (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak dijumpai pada kelompok usia madya, tua dan lanjut, khususnya yang tidak melakukan Olahraga dan/ atau tidak menjalankan pola hidup sehat. Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang mau berpikir. Bukan Allah menganiaya manusia, tetapi manusia menganiaya dirinya sendiri ! Bila olahraga sudah menjadi kebutuhan, maka mereka akan merasa rugi manakala tidak dapat melakukan Olahraga, misalnya karena hujan.
Konsep Olahraga Kesehatan adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat dan aman)! Massaal : Ajang silaturahim, ajang pencerahan stress, ajang komunikasi sosial! Jadi Olahraga Kesehatan membuat manusia menjadi sehat Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO! Adekuat artinya cukup, yaitu cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan cukup dalam intensitas. Dalam hal olahraganya berbentuk berjalan, maka intensitas berjalannya hendaknya seperti orang yang berjalan tergesa-gesa, tetapi tentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurut Cooper (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi latihan mencapai 65-80% DNM sesuai umur (Denyut Nadi Maximal sesuai umur = 220-umur dalam tahun).
Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan mendinamiskan diri sendiri khususnya melalui kegiatan Olahraga (Kesehatan). Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang! Siapa yang mengolah-raganya, dialah yang sehat! Tidak diolah berarti siap dibungkus! Klub Olahraga Kesehatan adalah Lembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) di lapangan.
Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan kemampuan! Karena itu syukurilah nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara serta meningkatkan derajat sehat dinamis Anda melalui gerak, khususnya melalui Olahraga Kesehatan!
Olahraga kesehatan dapat dilaksanakan secara massaal misalnya : jalan cepat atau lari lambat (jogging), senam aerobik, senam pernafasan dan olahraga-olahraga massaal lain yang sejenis. Senam aerobik sangat baik oleh karena dapat menjangkau seluruh sendi dan otot-otot tubuh, di samping juga merangsang otak untuk berpikir, karena Peserta harus memperhatikan dan segera menirukan gerak instruktur yang selalu berubah tanpa pola, sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat dihafalkan! Bila Peserta sudah hafal, maka rangsangan terhadap proses berpikir menjadi berkurang.
Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih menarik, semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu akan bertemu dengan sesamanya, sedangkan suasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang disebabkan oleh adanya perbedaan status intelektual dan sosial-ekonomi para Pelakunya.
Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/ atau untuk meningkatkan derajat Kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (Sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang dapat mendukung setiap aktivitas dalam peri kehidupannya sehari-hari (Sehat dinamis) yang bersifat rutin, maupun untuk keperluan rekreasi dan/ atau mengatasi keadaan gawat-darurat.
Olahraga Kesehatan meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam gerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak pasti sebaliknya. Gemar berolahraga : mencegah penyakit, hidup sehat dan nikmat ! Malas berolahraga : mengundang penyakit. Tidak berolahraga : menelantarkan diri!
Kesibukan, keasyikan dan kehausan dalam kehidupan “Duniawi”, sering menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai penyakit non-infeksi (penyakit bukan oleh karena infeksi), di antaranya yang terpenting adalah penyakit jantung-pembuluh darah (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak dijumpai pada kelompok usia madya, tua dan lanjut, khususnya yang tidak melakukan Olahraga dan/ atau tidak menjalankan pola hidup sehat. Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang mau berpikir. Bukan Allah menganiaya manusia, tetapi manusia menganiaya dirinya sendiri ! Bila olahraga sudah menjadi kebutuhan, maka mereka akan merasa rugi manakala tidak dapat melakukan Olahraga, misalnya karena hujan.
Konsep Olahraga Kesehatan adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat dan aman)! Massaal : Ajang silaturahim, ajang pencerahan stress, ajang komunikasi sosial! Jadi Olahraga Kesehatan membuat manusia menjadi sehat Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO! Adekuat artinya cukup, yaitu cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan cukup dalam intensitas. Dalam hal olahraganya berbentuk berjalan, maka intensitas berjalannya hendaknya seperti orang yang berjalan tergesa-gesa, tetapi tentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurut Cooper (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi latihan mencapai 65-80% DNM sesuai umur (Denyut Nadi Maximal sesuai umur = 220-umur dalam tahun).
Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan mendinamiskan diri sendiri khususnya melalui kegiatan Olahraga (Kesehatan). Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang! Siapa yang mengolah-raganya, dialah yang sehat! Tidak diolah berarti siap dibungkus! Klub Olahraga Kesehatan adalah Lembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) di lapangan.
Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan kemampuan! Karena itu syukurilah nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara serta meningkatkan derajat sehat dinamis Anda melalui gerak, khususnya melalui Olahraga Kesehatan!
Olahraga kesehatan dapat dilaksanakan secara massaal misalnya : jalan cepat atau lari lambat (jogging), senam aerobik, senam pernafasan dan olahraga-olahraga massaal lain yang sejenis. Senam aerobik sangat baik oleh karena dapat menjangkau seluruh sendi dan otot-otot tubuh, di samping juga merangsang otak untuk berpikir, karena Peserta harus memperhatikan dan segera menirukan gerak instruktur yang selalu berubah tanpa pola, sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat dihafalkan! Bila Peserta sudah hafal, maka rangsangan terhadap proses berpikir menjadi berkurang.
Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih menarik, semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu akan bertemu dengan sesamanya, sedangkan suasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang disebabkan oleh adanya perbedaan status intelektual dan sosial-ekonomi para Pelakunya.
SUSUNAN PENGURUS PUSAT Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Masa Bakti 2012-2016
SUSUNAN PENGURUS PUSAT
Persatuan Tinju Amatir
Indonesia (PERTINA)
Masa Bakti 2012-2016
Ø DEWAN
KEHORMATAN / PEMBINA
1. DR.
H.Marzuki Alie
2. E.E.Mangindaan
3. Letjen
TNI. Hotmangaradja Panjaitan
4. Hary
Tanoesoedibjo
5. Mohammad
Jafar Hafsah
6. Hermanto
Dardak
7. Mahmudin
Yasin
8. Soekarwo
9. Ir. H.
Isran Noor, M.Si
10.
Dr.Oesman Sapta
11.
Muliaman D.Hadad
12.
Mayjen TNI. Soenarko
13.
E.Herman Kharoen
Ø DEWAN
PENASEHAT
1. Drs.
Setya Novanto, Ak
2. Letjen
TNI (Pur) Nono Sampono
3. Mayjen TNI
(Pur) IGN. Mulyono
4. Ferdiansyah,
SE, MM
5. Irjen Pol
(Pur) Gordon Mogot, MSi
6. Irjen Pol
Johny Wainal Usman
7. Dr.H.Freddy
Simangunsong, MBA
8. Harmidy
Haroen
9. Asril
Gooce
10.
Harun Ngadimin
11.
Zulkaryono Arifin
12.
Raja Parlindungan Pane
13.
Frans Van Bronckhors
Ketua
Umum
: A. Reza Ali
Wakil
Ketua Umum I
: Muhammad Muas, SH
Wakil
Ketua Umum II :
Brigjen TNI (Inf) Arief Rahman
Wakil
Ketua Umum III : M.J. Papilaya
Wakil
Ketua Umum IV : Kol. (Inf)
Jefri Rahawarin
Wakil
Ketua Umum V :
Sahat Simanjuntak, SH
Ketua
Harian
: Michael Wattimena
Wakil
Ketua Harian I
: Drs.Serta Ginting
Wakil
Ketua Harian II :
Yoyo Arifhardani
Wakil
Ketua Harian III : Raja
Sapta Oktohari
Wakil
Ketua Harian IV : Haryo
Yuniarto, SH
Wakil
Ketua Harian V :
Robin Hutagalung
Sekretaris
Jenderal
:
DR. RPM. Junusul Hairy, MS, AIFO
Wakil
Sekjen I
: Drs. Eddy Sibarani
Wakil
Sekjen
II
: Martinez dos Santos
Wakil
Sekjen III
: Muslim, SH
Wakil
Sekjen
IV
: Aryanti Baramuli
Wakil
Sekjen
V
: Kol. (Mar) Bambang Tris
Bendahara
Umum
: Edith Bambang Rahmadi
Wakil
Bendahara I
: Frans Tanase
Wakil
Bendahara
II
: Moch. Arsyad
Wakil
Bendahara III
: Andre Hasanudin
Wakil
Bendahara IV
: Melianus Mau Leon
BIDANG-BIDANG
Bidang
Organisasi & Daerah:
1. Drs. Roni
Gosal
2. Ir. Brury
Nanulaitta, M.T.
3. Togi
Tobing, Bsc
4. M.Nasir
Balfas
5. Drs.Sudarsono
6. Sunardi
Sinaga
7. YBA
Soewardi
Bidang
Hukum:
1. Priambudi,
SH
2. Christopher
Suhadi, SH
3. M.
Natsir, SH.
Bidang
Data & Litbangwas:
1. Dr.Fatimah
SP.K.O
2. Ferry
Moniaga
3. A.Muis
Sakal
4. Slamet
Styadi.
5. Carol
Renwarin
6. Dian Noor
Solihin
Bidang
Humas:
1. Finon
Manullang
2. Rachmat
Aprianto
3. Diapari
Sibatangkayu
4. Wolter
Rumapar
Bidang
Teknik Kepelatihan:
1. John
Amanopunyo
2. Adi
Swandana
3. Erzon
4. Rony Sigarlaki
Bidang
Wasit/Hakim:
1. Agung
Syamsul Hadi
2. David
Raja
3. Warta
Ginting
Bidang
Binpres & Pemassalan Atlet:
1. Hengky
Nanlohi
2. Benny
Maniani
3. Pudji
Rahardjo, MPd
4. Haryoto,
SIP
5. Hendrik
Simangunsong
6. James
Makawimbang
7. La Paene
Masara
Bidang
Pembinaan Tinju Putri:
1. AKBP
Rosni S, MPd.
2. Hj.Yustianingsih
3. Ritta
Suatan
4. Hj.
MulyanaTampari, MPd
5. Hj.
Mawarni Hutagalung
Bidang
Kesehatan:
1. Dr.Widjonarso
S, SpKO
2. Dr.
Syarief Alwi
3. Dr.Fits
Patty
4. Dr.Nauli
Simbolon
5. Dr. Nur
Rahma
Bidang
Hubungan Luar Negeri:
1. Laurens Bahang
Dama
2. Michael
Tene
3. Moh.
Ridwan
4. Donny
Winardi
Bidang Dana
& Usaha:
1. Jongkie
Budiman
2. Fery
Chung
3. Thomas
Effendi
4. Hj.Ellya
Rosa S, SPd, MBA
5. Ir.Benny
Putong dan Soetaryo DP, MBA..
Bidang
Teknik Pertandingan & Peralatan:
1. Agus
Baharudin
2. Ir.
Alfredo Malik
3. Akp.Wiem
Sapulette
4. Drs.
Irfan Nur
5. Sutan
Rambing
6. Ahmad
Fajar
Bidang
Kemitraan & Marketing:
1. Jefirston
R.Riwu Kore
2. Isaac
J.R.Litaay
3. Lexi
Budiman
4. Asep
Sulaiman
5. Syarifudin
Lado
6. Daryadi
Komisi
Disiplin:
1. Brigjen
(Pol) Ashar Suryobroto
2. AKBP
Sidik Prabowo
3. Edy Ramli
Sitanggang, SH
4. Hans
Watuna dan Alfred Kayoi
Langganan:
Postingan (Atom)